6/10/2015

Absensi Wajah Diterapkan di SMA Negeri 3 Yogyakarta


Siswa melakukan presensi wajah

Yogyakarta - Inilah foto dari akun Facebook "Humas Padmanaba Yogyakarta" atau SMA N 3 Yogyakarta. Foto ini beberapa kali dishare oleh beberapa akun Facebook yang lain. Presensi kehadiran dikalangan siswa sangatlah penting, untuk mendidik budaya disiplin. Siswa cukup berdiri sedikit membungkuk untuk absen wajah mereka ke mesin tersebut. Salah satu dari komentarnya seperti berikut "Saya melihat foto ini dari perspektif budaya. Ketika anak muda sekarang slit untuk menunduk, maka membiasakan diri untuk menunduk adalah sikap yang baik. Itu disain ergonomic yang dilandasi oleh pemikiran budaya dan estetika sehingga tinggi cermin, ukusan cermin, dan sudut cermin diperhitungkan agar siswa membungkuk seperti itu pada jarak seperti itu. Bila itu terus dikakukan maka itu akan menjadi bawah sadar yang akan membentuk sikap untuk selalau menunduk baik pisik maupun sikap."

Mesin Absensi Fingerspot Facepro 200

Setiap harinya alat presensi scan wajah ini akan memberikan rekap secara online siapa saja siswa yang tidak hadir dan siswa yang terlambat. Keterlambatan siswa pun tercatat detail, dari menit hingga detik.

Kecanggihan lain alat presensi scan wajah ini yaitu akan secara otomatis mengirimkan sms ke orang tua siswa yang tidak hadir ke sekolah. Dengan begitu orang tua akan mendapatkan laporan melalui sms getway jika anaknya membolos sekolah.

"Kita menghubungkan ini dengan sms getway, kita isi data siswa, nomor handphone orang tuanya, jadi ketika siswa absen, akan langsung ada sms ke orang tua, bahwa anak ini tidak masuk sekolah. Jadi orang tua yang jauh di luar Jawa, bisa memantau anaknya," terang Staf Kominfo SMA Negeri 3 Yogyakarta, Rudy Hartanto.

Sumber :
facebook.com, merdeka.com

5/21/2015

Pemkab Bantul Yogyakarta Menerapkan Absensi Fingerprint

Kabupate Bantul
Pemerintah kabubapten Bantul Yogyakarta, mulai menerapkan absensi dengan fingerprint di semua satuan kerja perangkat daerahnya. Tujuannya tak lain, untuk meningkatkan disiplin pegawai negeri sipil setempat.

"Mulai April 2015 semua satuan kerja perangkat daerah (SKPD) di Bantul sudah dipasangi mesin fingerprint dan absensi sidik jari ini cukup membantu meningkatkan disiplin pegawai." kata Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Bantul, Supriyanto di Bantul, Kamis.

Sebelumnya, penerapan absensi kehadiran PNS dilakukan secara manual dengan tanda tangan yang bersangkutan. Supriyanto juga mengatakan, " Kalau di BKD Bantul tingkat kehadiran PNS meningkat, teman-teman dari yang sebelumnya datang saat jam masuk kerja, saat ini ada yang kurang sepuluh menit sudah hadir."

Melalui absensi fingerprint tersebut akan diketahui waktu saat pegawai meletakkan tangan di alat tersebut, sebab dalam mesin ada keterangan pukul berapa pegawai tersebut hadir maupun pulang. Ia mengatakan, dengan absensi sidik jari seperti ini bisa meminimalisir perilaku tidak benar seperti titip tanda tangan ketika absen manual. Selain itu juga, dengan mesin absensi fingerprint dapat diketahui siapa pegawai yang akan diberikan sanksi berupa potongan baik terlambat atau ketidakhadiran/mangkir.

Sumber : www.antarayogya.com

2/22/2015

Cegah Bolos, PNS di Nusa Penida Gunakan Absen Sidik Jari

Cegah Bolos, Seluruh PNS di Nusa Penida Gunakan Absen Sidik Jari
Semarapura - Absen sidik jari kini mulai populer diterapkan pemerintah daerah. Setelah diterapkan di beberapa instansi, kini giliran di Kecamatan Nusa Penida yang akan diberlakukan secara serentak. Penggunaan absen sidik jari, dinilai efektif untuk mengetahui tingkat kedisiplinan para PNS.

Terlebih, di Kecamatan Nusa Penida yang paling menjadi sorotan, karena banyak oknum abdi negara mengabaikan tugasnya. Absen sidik jari sudah diberlakukan pemerintah daerah di semua instansi dan SKPD pada tahun 2015. Namun, khusus di Kecamatan Nusa Penida, absen sidik jari dilakukan secara bertahap.

Camat Nusa Penida I Ketut Sukla, belum lama ini, mengakui rendahnya disiplin para abdi negara di Nusa Penida. “Disiplin (sudah-red)menjadi harga mahal,” katanya. Namun, setelah diberlakukan absen sidik jari dikantornya, Ia mengaku bisa lebih mudah mengatur disiplin bawahannya. Absen sidik jari khusus di kantor Camat Nusa Penida sudah diuji coba sejak lima bulan lalu.

Hasilnya, cukup membantu menjaga disiplin PNS dilingkungannya. Menurutnya, sebagai abdi negara, tidak sepantasnya PNS terus-terusan mengabaikan tugas. “Inilah yang harus dicegah. Jangan terus dibiarkan, saya sependapat jika diterapkan serentak di seluruh Nusa Penida,” katanya. Namun, dibalik absen sidik jari ini, yang paling penting adalah tindaklanjutnya.

Kepala UPT Disdikpora Nusa Penida, I Komang Sumendra, mengatakan absen sidik jari juga sudah mulai diberlakukan di kantornya. Namun, alat itu barudiberlakukan pada awal bulan Februari ini. Selanjutnya, absen sidik jari juga akan diterapkan di sekolah-sekolah, di mana pengadaannya akan dipusatkan di Disdikpora Klungkung. Ia menilai, para guru di sekolah juga harus menerapkan absen sidik jari, agar tidak lagi sembarangan mengabaikan tugas-tugasnya mengajar. (bagiarta/balipost)

Sumber: http://balipost.com/read/headline/2015/02/22/30283/cegah-bolos-seluruh-pns-di-nusa-penida-gunakan-absen-sidik-jari.html

Produk Sponsor

Brand Fingerprint
Submit the word you see below. Notify Me of Follow-up Comments.
Fingerprint dapat diaplikasikan dalam sebuah sistem absensi dan sistem keamanan baik secara sistem hardware maupun terintegrasikan dengan software.

Terpopuler!

 

© 2013 Fingerprint Indonesia. All rights resevered. Designed by Templateism

Back To Top