8/26/2014

Galaxy Note 4 Akan Dilengkapi Fingerprint Terbaru

Produk terbaru dari Samsung, Galaxy Note 4 yang direncanakan akan hadir pada bulan September mendatang sebagai phablet kelas atas dengan fitur fingerprint terbaru. Galaxy Note ini akan memiliki fungsionalitas yang lebih luas dari Galaxy S5 dan Galaxy Alpha. Phablet akan dilengkapi dengan fingerprint shortcut sehingga menungkinkan penggunanya untuk menetapkan aplikasi atau fungsi dengan sidik jari yang terdaftar.

Samsung Galaxy Note 4 Akan Dilengkapi Fitur Fingerprint Terbaru
ilustrasi,

Selain itu terdapat fitur Web-Sign in yang akan tersedia di sensor sidik jari ini. Fitur ini berfungsi untuk mengganti nama dan password login pengguna dengan scan sidik jari sebagaimana teknologi yang pernah dikeluarkan oleh brand ternama teknologi fingerprint ternama di Indonesia Fingerspot dengan produknya Pro Fingerspot. Tentu saja sistem login ini tersimpan pada perangkat agar tidak ada pihak yang berusaha menyalahhgunakan.

Samsung Galaxy Note 4 ini akan tersedia dalam dua varian dengan nomor model berbeda yakni model N910C dan N910S. Yang membedakan keduanya adalah balutan processor dan chipset yang dibawakannya. Jika pada seri N910C menggunakan chipset Exynos 5433 dengan processor Octa-core 64-bit. Processor tersebut terdiri dari Quad-core ARM Cortex-A53 dan Quad-core ARM Cortex-A57. Dipadu dengan pengolah grafis Mali-T760 dan kapasitas RAM 3 GB.Sementara untuk nomor model N910S akan dimotori dengan chipset Qualcomm Snapdragon 805 dengan balutan processor Quad-core Krait 450 32-bit dengan top speed 2.5 GHz. Menggunakan pengolah grafis Adreno 420 serta kapasitas RAM 3 GB juga.

Kedua seri dari Samsung Galaxy Note 4 akan mengusung layar berukuran 5.7 inch dengan jenis Super AMOLED yang memiliki kerapatan hingga 515 ppi. Sementara di sektor kamera menggunakan lensa dengan resolusi 16 MP dengan auto focus, OIS (Optical Image Stabilization) dan Dual LED flash. Sementara untuk mmendukung kebutuhan selfie tersemat kamera depan berukuran 3.68 MP.

Dan kabar baiknya, perangkat ini akan memulai debutnya pada 3 September mendatang secara global. Kita tunggu saja sistem keamanan sensor fingerprint seperti apa yang ditawarkan.

Sumber: Oke Tekno

8/21/2014

BKD Sidak Absensi PNS di Jakarta

Jakarta (22/8) - Badan Kepegawaian Daerah (BKD)  Provinsi DKI Jakartan  mengadakan inspeksi mendadak kehadiran Pegawai Negeri Sipil di hari pertama masuk kerja usai libur Lebaran Hari Raya Idul Fitri. Sidak yang dipimpin langsung oleh Kepala BKD I Made Karmayoga ini membawa beberapa orang anak buahnya dan menyusuri lantai 20 Blok G Balaikota dengan tujuan kantor Unit Layanan Pengadaan barang/jasa (ULP).

"Sudah 90-92 persen yang masuk di lantai," ujar Made saat ditemui di lokasi, Senin (4/8).

Tim menyempatkan diri saling bermaaf-maafan di sepanjang area yang dilaluinya. Termasuk, saat menyambangi ruangan Pusat Pelayanan Kesehatan (Yankes) Pegawai yang berada di lantai 13 masih di gedung yang sama.

Made kemudian melangkahkan kaki ke ruangan Sekretariat Dewan DPRD DKI Jakarta. Sidak dilakukan berbarengan apel pagi di tempat Kepala Sekda, Mangara Pardede, berkantor. Ratusan PNS telah berkumpul di halaman gedung lama DPRD DKI Jakarta.

"Bagian persidangan 68 orang, hadir 66, dan dua sakit. Bagian keuangan lapor 17 orang, masuk semua, bagian undang-undang 13 orang hadir semua, dan bagian umum 60 hadir, 56 hadir, dan 4 keterangan sakit dan cuti," sahut satu-persatu perwakilan ketua masing-masing bagian.

Usai apel, seluruh PNS langsung bersalaman dengan Made dan dilanjutkan halal bihalal bersama Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo "Jokowi" dan Wagub DKI Basuki T Purnama "Ahok".

Sumber: Indo Pos

8/20/2014

Kartu BPJS Kesehatan Akan Diganti Fingerprint

Jakarta - Kementerian dan lembaga terkait Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) telah menyetujui wacana penggantian kartu Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan dengan e-KTP atau finger print. Selain bisa mengurangi lamanya waktu antrian, cara ini dianggap efektif untuk menghindari penyalahgunaan kartu BPJS.

ilustrasi

"Saya setuju, bukan hanya e-KTP, tapi juga fingerprint. Jadi, tidak bisa lagi mengaku Anda sebagai saya atau sebaliknya untuk bisa mendapatkan pengobatan gratis. Kalau sekarang kan masih ada yang nakal, tapi kalau pakai fingerprint tidak bisa lagi disalahgunakan," kata Menteri Kesehatan Nafsiah Mboi di Kantor Kemkes di Jakarta, Selasa (19/8).

Bahkan menurut Nafsiah, penggantian tersebut juga bisa menghemat anggaran yang cukup besar. "Biaya cetak kartu BPJS itu mahal, bisa sampai miliaran," kata dia.

Menkokesra Agung Laksono juga mengatakan, dengan menggunakan fingerprint, lamanya antrian yang selama ini dikeluhkan oleh peserta BPJS Kesehatan saat berobat ke puskesmas atau rumah sakit bisa teratasi.

"Proses menunjukkan kartu dan melakukan pengecekan itu butuh waktu lama. Dengan fingerprint, tentunya akan lebih mudah dan cepat. Di Kementerian Dalam Negeri alatnya juga sudah ada, tinggal keikhlasannya saja untuk dipakai di daerah-daerah," kata Agung Laksono.

Namun ditambahkan Menkes, rencana ini belum bisa segera direalisasikan. Pasalnya, masih banyak masyarakat Indonesia yang belum memiliki e-KTP.

Sumber: beritasatu
Fingerprint dapat diaplikasikan dalam sebuah sistem absensi dan sistem keamanan baik secara sistem hardware maupun terintegrasikan dengan software.

Terpopuler!

 

© 2013 Fingerprint Indonesia. All rights resevered. Designed by Templateism

Back To Top